Senin, 31 Agustus 2015

Tugas 2

1. Berikan penjelasan mengapa molekul di bawah ini bersifat polar atau non polar
    a. F2
    b. H2O
    c. HF
2. Tuliskan 5 golongan senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis
3. Tuliskan fungsi dari setiap golongan senyawa/molekul pada soal nomor 2 bagi tubuh manusia.
4. Berikan penjelasan bagaimana hubungan antara manusia dan tumbuhan ditunjau dari molekul di
    bawah ini :
    a. Oksigen dan Karbondioksida
    b. Glukosa (karbohidrat)
5. Gambarkan stuktur molekul asam karboksilat berikut ini :
    a. Asam heksanoat
    b. asam 2-kloro-3-metil pentanoat
    c. Asam 4-amin0-3,3-dimetil-oktanoat.
6. Telusuri jenis asam karboksilat yang ada pada :
    a. Jeruk nipis
    b. kambing
    c. keringat manusia
    d. Semut



" JAWABAN "


1.a. F2 bersifat non polar karena senyawa F2 merupakan senyawa biner dwiatom yang berarti perbedaan  keelektronegatifannya sama (=0)

   b. H20 bersifat polar karena :
 - Senyawa H2O memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar atau momen dipol lebih dari 0
 - Dapat larut dalam air dan pelarut polar lainnya
   c. HF bersifat polar karena Hidrogen dan Fosfor memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar sehingga membentuk dua kutub yang menyebabkan senyawa tersebut polar

2. 5 golongan senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis yaitu karbohidrat, protein , lemak , air , mineral 

3.  Fungsi dari 5 golongan senyawa atau molekul utama yang menyusun material atau zat         alamiah dan      sintesis bagi tubuh manusia, sebagai berikut :
   a.Karbohidrat
Fungsi karbohidrat bagi tubuh manusia yang utama adalah sebagai pemasok energi, juga berperan penting dalam menjaga sistem imun tubuh dan proses metabolisme, dapat mencegah terjadinya ketidaksempurnaan proses oksidasi lemak.
   b.Protein
Fungsi protein bagi tubuh manusia adalah sebagai zat pembangun, yang berfungsi dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan, menggantikan sel-sel yang telah mati, protein juga berfungsi dalam mekanisme pertahanan tubuh melawan berbagai mikroba.
   c.Lemak
Fungsi utama lemak bagi tubuh manusia adalah salah satunya menghasilkan energi, lemak yang berada pada jaringan kulit tubuh berfungsi sebagai pelindung tubuh dari hawa dingin lingkungan yang bekerja agar dapat mempertahankan suhu tubuh.
   d.Air
Fungsi air bagi tubuh manusia adalah pembentuk sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, pelarut zat-zat gizi lain, dan pembantu proses pencernaan makanan.
   e.Mineral
Fungsi mineral bagi tubuh manusia adalah untuk menjaga kesehatan tulang, meningkatkan kesehatan gigi, mencegah anemia,pengangkjut oksigen, fungsi otak, kekebalan tubuh, mengobati tekanan darah tinggi, mencegah serangan jantung, dan menyembuhkan luka.

 
4. a. Hubungan antara manusia dan tumbuhan jika ditinjau dari Oksigen dan Karbondioksida yaitu tumbuhan memerlukan karbondioksida dari manusia untuk melakukan proses fotosintesis  dalam tumbuhan tersebut sedangkan oksigen yang dihasilkan oleh tumbuhan digunakan manusia sebagai pernapasan dan masih banyak lagi. Proses ini terjadi secara berulang-ulang sehingga terjadi keuntungan di pihak masing-masing. 
 
   
 
     b. Hasil dari proses fotosintesis tumbuhan salah satunya karbohidrat atau glukosa. Karbohidrat atau glukosa tersebut di nikmati oleh manusia yang digunakan sebagai sumber energi untuk kegiatan sehari-hari. Jadi manusia membutuhkan tumbuhan untuk menkonsumsi glukosa atau karbohidrat dari tumbuhan.

5.  ASAM HEKSANOAT





   c. Asam 4-amin0-3,3-dimetil-oktanoat.


     b. asam 2-kloro-3-metil pentanoat




      6 . jenis asam karboksilat yang ada pada :
        a.       Jeruk nipis adalah asam sitrat C6H8O7 atau  asam 2-hidroksi-1,2,3-propanatrikarboksilat.
        b.      Kambing adalah Asam kaproat (asam heksanoat).
        c.       Keringat manusia yaitu Asam propanoat, sedikit asam formiat.

Kamis, 27 Agustus 2015

TUGAS 3

                      

                 Kandungan dan Manfaat Minyak Kelapa Sawit


Kelapa sawit ?? siapa yang tidak mengetahui buah yang satu ini. buah ini digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak goreng  yang biasa digunakan ibu ibu rumah tangga memasak. Bagian yang paling utama untuk diolah dari kelapa sawit adalah buahnya. Bagian daging buah menghasilkan minyak kelapa sawit mentah yang diolah menjadi bahan baku minyak goreng. Kelebihan minyak nabati dari sawit adalah harga yang murah, rendah kolesterol, dan memiliki kandungan karoten tinggi. Minyak sawit juga dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak alkohol, sabun, lilin, dan industri kosmetika. Dalam perekonomian Indonesia, kelapa sawit (dalam hal ini minyaknya) mempunyai peran yang cukup strategis, karena Minyak sawit merupakan bahan baku utama minyak goreng, sehingga pasokan yang berkelanjutan ikut menjaga kestabilan harga dari minyak goreng tersebut. Ini penting sebab minyak goreng merupakan salah satu dari 9 bahan pokok kebutuhan masyarakat sehinga harganya harus terjangkau oleh seluruh lapisan masarakat. Minyak Kelapa Sawit juga mengandung energi sebesar 902 kilokalori, protein 0 gram, karbohidrat 0 gram, lemak 0 gram, kalsium 0 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 0 miligram.  Selain itu di dalam Minyak Kelapa Sawitjuga terkandung vitamin A sebanyak 60000 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 0 miligram. 
Kandungan Minyak Kelapa Sawit
Nama Bahan Makanan : Minyak Kelapa Sawit
Nama Lain / Alternatif : -
Banyaknya Minyak Kelapa Sawit yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Minyak Kelapa Sawit yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Minyak Kelapa Sawit = 902 kkal
Jumlah Kandungan Protein Minyak Kelapa Sawit = 0 gr
Jumlah Kandungan Lemak Minyak Kelapa Sawit = 0 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Minyak Kelapa Sawit = 0 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Minyak Kelapa Sawit = 0 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Minyak Kelapa Sawit = 0 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Minyak Kelapa Sawit = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Minyak Kelapa Sawit = 60000 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Minyak Kelapa Sawit = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Minyak Kelapa Sawit = 0 mg
Khasiat / Manfaat Minyak Kelapa Sawit : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : M
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Asam-asam lemak penyusun minyak/lemak terdiri atas:

  • Asam Lemak Jenuh (Saturated Fatty Acid / SFA)
    Tidak mengandung ikatan rangkap, dan secara umum penyusun lemak berasal dari sumber hewani.
  • Asam Lemak tak Jenuh (Unsaturated Fatty Acid / UFA)
    Mengandung ikatan rangkap, secara umum penyusun lemak berasal dari sumber nabati dan terdiri atas;

    • Mono - Unsaturated Fatty Acid / MUFA
    • Poly - Unsaturated Fatty Acid / PUFA

 Kandungan asam karboksilat dalam minyak kelapa :




1. Asam Stearat

Asam stearat, atau asam oktadekanoat, adalah asam lemak jenuh yang mudah diperoleh dari lemak hewani serta minyak masak. Wujudnya padat pada suhu ruang, dengan rumus kimia CH3(CH2)16COOH. Kata stearat berasal dari bahasa Yunani stear, yang berarti "lemak padat" (Ing. tallow).
Asam stearat diproses dengan memperlakukan lemak hewan dengan air pada suhu dan tekanan tinggi. Asam ini dapat pula diperoleh dari hidrogenasi minyak nabati.
Dalam bidang industri asam stearat dipakai sebagai bahan pembuatan lilinsabunplastikkosmetika, dan untuk melunakkan karet.
Titik lebur asam stearat 69.6 °C dan titik didihnya 361 °C. Reduksi asam stearat menghasilkan stearil alkohol.

2. Asam Palmitat

Salah satu asam lemak yang paling mudah diperoleh adalah asam palmitat atau asam heksadekanoat. Tumbuh-tumbuhan dari famili Palmaceae, seperti kelapa (Cocos nucifera) dan kelapa sawit (Elaeis guineensis) merupakan sumber utama asam lemak ini. Minyak kelapa bahkan mengandung hampir semuanya palmitat (92%). Minyak sawit mengandung sekitar 50% palmitat. Produk hewani juga banyak mengandung asam lemak ini (dari mentega, keju, susu, dan juga daging).
Asam palmitat adalah asam lemak jenuh yang tersusun dari 16 atom karbon (CH3(CH2)14COOH). Pada suhu ruang, asam palmitat berwujud padat berwarna putih. Titik leburnya 63,1 °C.
Asam palmitat adalah produk awal dalam proses biosintesis asam lemak (lihat artikel asam lemak). Dari asam palmitat, pemanjangan atau penggandaan ikatan berlangsung lebih lanjut.
Dalam industri, asam palmitat banyak dimanfaatkan dalam bidang kosmetika dan pewarnaan. Dari segi gizi, asam palmitat merupakan sumber kalori penting namun memiliki daya antioksidasi yang rendah.


3. Asam Laurat

Asam laurat atau asam dodekanoat adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Ing. middle-chained fatty acid, MCFA) yang tersusun dari 12 atom C. Sumber utama asam lemak ini adalah minyak kelapa, yang dapat mengandung 50% asam laurat, sertaminyak biji sawit (palm kernel oil). Sumber lain adalah susu sapi.
Asam laurat memiliki titik lebur 44 °C dan titik didih 225 °C sehingga pada suhu ruang berwujud padatan berwarna putih, dan mudah mencair jika dipanaskan. Rumus kimia: CH3(CH2)10COOH, berat molekul 200,3 g.mol-1. Asam ini larut dalam pelarut polar, misalnyaair, juga larut dalam lemak karena gugus hidrokarbon (metil) di satu ujung dan gugus karboksil di ujung lain. Perilaku ini dimanfaatkan oleh industri pencuci, misalnya pada sampo. Natrium laurilsulfat adalah turunan yang paling sering dipakai dalam industri sabun dan sampo.
Pada Industri Kosmetik, Asam Laurat ini berfungsi sebagai Pengental, pelembab dan pelembut.

Rabu, 05 Agustus 2015

Tugas 1 Kimia Organik

1. Tuliskn 10 jenis molekul asam karboksilat yang bersumber dari bahan alam kemudian gambarkan molekulnya dari persamaan secra sistematis dan nama trivial

Jawab :

a. Asam Metanoat
Asal  : Semut, dan lebah
Nama IUPAC : Asam Metanoat
Nama Trivial : Asam Formiat ( asam semut )
Rumus Bangun : HCOOH

b. Asam Etanoat
Asal         : Cuka
Nama IUPAC : Asam Etanoat
Nama Trivial : Asam Asetat ( asam cuka )
Rumus Bangun : CH3COOH

c. Asam Propanoat
Asal         : Lemak awal
Nama IUPAC : Asam Propanoat
Nama Trivial : Asam Propionat
Rumus Bangun : C2H5COOH

d. Asam Butanoat
Asal         : Lemak Nabati di dalam mentega
Nama IUPAC : Asam Butanoat
Nama Trivial : Asam Butirat
Rumus Bangun : C3H7COOh atau CH3(CH2)2COOH

e. Asam Pentanoat
Asal         : Sejenis tanaman
Nama IUPAC : Asam Pentanoat
Nama Trivial : Asam Valerat
Rumus Bangun : CH3(CH2)3COOH atau C4H9COOH

f. Asam Dodekanoat
Asal         : minyak paus (spermaceti), kayu manis, biji kelapa sawit,                    minyak kelapa, dan kacang
Nama IUPAC : Asam Dodekanoat
Nama Trivial : Asam Laurat
Rumus Bangun : C11H23COOH atau CH3(CH2)10COOH

g. Asam Tetradekanoat
Asal         : Buah Pala
Nama IUPAC : Asam Tetradekanoat
Nama Trivial : Asam Miristat
Rumus Bangun : CH3(CH2)12COOH atau C13H27COOH

h. Asam Heksadekanoat
Asal         : Lemak atau minyak di dalam hewan dan tumbuhan
Nama IUPAC : Asam Heksadekanoat
Nama Trivial : Asam Palmitat
Rumus Bangun : CH3(CH2)14COOH atau C15H31COOH

i. Asam Oktadekanoat
Asal         : Lemak
Nama IUPAC : Asam Oktadekanoat
Nama Trivial : Asam Stearat
Rumus Bangun : CH3(CH2)16COOH atau C17H35COOH

j. Asam Etanadioat
Asal         : Tumbuhan oksalis
Nama IUPAC : Asam Etanadioat
Nama Trivial : Asam Oksalat
Rumus Bangun : HOOCCOOH atau (COOH)2